Pengenalan SAINS Pada Anak Usia Dini
By sweethyamore on December 05,2012
Pembelajaran sains untuk anak usia dini difokuskan pada pembelajaran diri sendiri, alam sekitarnya dan gejala alam. Pembelajaran sains pada anak usia dini memiliki beberapa tujuan, diantaranya: 1. Membantu pemahaman anak tentang konsep sanins dan keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. 2. Membantu menumbuhkan minat pada anak usia dini untuk mengenal dan mempelajari benda-benda serta kejadian di lingkungan sekitarnya. 3. Membantu anak agar mempu menerapkan berbagai konsep sains untuk menjelaskan gejala-gejala alam sangat membantu memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. 4. Membantu anak usia dini utnuk dapat mengenal dan memupuk rasa cinta kepada alam sekitar sehingga menyadari keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Contoh rancangan pembelajaran sains untuk AUD (anak usia dini) STANDAR KOMPETENSI BAHAN KAJIAN SAINS : pemahaman konsep dan penerapannya TEMA : materi dan sifatnya SUB TEMA : belajar tentang benda yang mencair dan membeku. TUJUAN PEMBELAJARAN : membantu anak memahami tentang konsep benda cair dan benda padat serta sifatnnya. Pembelajaran dengan memperhatikan pilar pendidikan dari UNESCO, namun disini dipilih hanya 2 pilar saja, yaitu : * Learning to know. Karena pembelajaran ini bersifat pengenalan konsep, maka tujuan pembelajaran yang hendak di capai adalah agar anak usia dini mempu mengenal dan memahami bahwa benda padat dan benda cair yang dapat berubah wujud karena adanya perubahan suhu. * Learning to do. Dengan memperhatikan demonstrasi yang dilakukan oleh guru dan mencobanya sendiri, anak diharapkan mampu membedakan benda cair dan benda padat. MODEL PEMBELAJARAN: inkuiri dengan pendekatan demonstrasi dan percobaan ilmiah sederhana. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN: BERCERITA (PAAERSEPSI). Guru dapat memanfaatkan buku cerita bergambar atau gambar-gambar yang berhubungan dengan materi pelajaran. MENGAPA ES MENCAIR? Adi, Dina, Riri dan Obi sedang asyik makan es krim. Udara diluar sangat panas. Es krim mereka pun mencair. “cepat yuuk makan es krimnya, nanti es krimnya mencair dan menentes!” kata Adi. Kok es krim meleleh sih? Itu namanya mencair. Es krim kita berubah menjadi cair.”kok bisa jadi air ya? Mungkin es krim ini seperti coklat. Coklat juga bisa mencair, mamaku pernah membawakan aku coklat tapi disimpan dalam tasnya, eh setelah dikeluarkan ternyata coklatnya sudah lembek dan mencair.” KEGIATAN YANG DILAKUKAN : (LEARNING BY DOING/melakukan percobaan sederhana) Kegiatan I: guru melakukan demonstrasi “ES YANG MENYENANGKAN” Bahan-bahan: Es batu Air minum Sirup manis Tusuk gigi atau garpu kecil dari plastic Wadah es batu Kulkas atau freezer Aktivitas : * Guru mengisi 2 buah gelas dengan air minum dan 2 buah gelad dengan es batu. * Gelas berisi air minum dimasukkan ke dalam kulkas, sedangkan gelas yang berisi batu es didiamkan diruangan. Tunggulah sampai kira-kira satu jam. Apa yang terjadi? * Setelah satu jam gelas yang berisi batu es telah berubah menjadi air minum, dan gelas yang berisi air minum yang dimasukkan kedalam kulkas telah berubah menjadi es batu. Guru memperlihatkan hasilnya kepada anak-anak. * Guru bertanya tentang perbedaan yang terjadi pada air dan menjawab respon yang diberikan oleh anak. * Guru memberikan tentang perubahan zat cair menjadi zat padat, dan sebaliknya. “jadi air berubah menjadi es di tempat yang dingin, dan es berubah menjadi air di tempat yang hangat. Peristiwa ini disebut mencair. Banyak benda-benda selain es batu yan g dapat mencair, misalnya coklat, mentega dan lilin. Batu juga dapat meleleh jika terkena panas sekali. Seperti lahar dari gunung berapi.”     DAFTAR PUSTAKA Anita Ganeri, Aku Ingin Tahu Mengapa Angin Bertiup, Grolier, Danbury , Connecticut, 2004. Jim Pipe, Apa Pendapatmu? Mengapa Es Mencair, alih bahasa Felicia Asrinanda Barus, Jakarta, Erlangga, 2003. Kathy Charner dan Maureen Murphy, Aktivitas Pintar untuk Anak Prasekolah, Penerjemah Ariavita Purnamasari, Jakarta, Erlangga, 2004. Charlesworth, Rosalind dan Lind, Karen K., Math and Science For Young Children, Delmar Pubisher Inc., 1990. SUMBER: http://episentrum.com/artikel-psikologi/rancangan-pembelajaran-sains-untuk-aud/
COMMENTS
Please login to leave a comment